Kamis, 09 Agustus 2018

Telkomsel Luncurkan Kartu Perdana simPATI Asian Games 2018

Telkomsel Luncurkan Kartu Perdana simPATI Asian Games 2018  - Telkom Grup lewat Telkomsel menyiapkan sekitar 21 ribu kartu Perdana Simpati Asian Games untuk membuat lancar keperluan komunikasi kontingen dari semasing negara yang terbagi dalam atlet, ofisial, serta jurnalis.

Image result for Telkomsel Luncurkan Kartu Perdana simPATI Asian Games 2018

Peluncuran paket Perdana Simpati Asian Games dikerjakan bersamaan dengan Kirab Obor Asian Games (Torch Relay) di Kota Bandar Lampung, Rabu, 8 Agustus 2018.

"Paket Perdana Simpati Asian Games 2018 yang spesial didatangkan untuk membuat lancar keperluan komunikasi beberapa atlet, ofisial, jurnalis, relawan, dan pemirsa asing Asian Games 2018, ikut adalah sisi dari suport Telkom Grup untuk penyelenggaraan pesta berolahraga paling besar di Asia itu," kata Direktur Penting Telkomsel Ririek Adriansyah di kesempatan yang sama.

Telkom Grup lewat Telkomsel menyiapkan sekitar 20 ribu kartu perdana simPATI Asian Games 2018 untuk relawan serta 21 ribu untuk kontingen semasing negara yang terbagi dalam atlet, ofisial, jurnalis, yang akan didistribusikan lewat komite sah Asian Games 2018 Indonesia (INASGOC).

Spesial buat beberapa pengunjung internasional, kartu perdana bisa didapat di booth Telkomsel di bandara, hotel, ajang laga, dan gerai Alfamart serta booth Grab.

Paket menit serta SMS pada paket simPATI Asian Games 2018 yang ditujukan buat atlet, ofisial, serta jurnalis, bisa dipakai untuk lakukan komunikasi dengan konsumen setia semua operator yang berada di Indonesia serta 44 negara peserta Asian Games 2018 yang lain. Sesaat buat relawan, paket menit serta SMS bisa dipakai untuk komunikasi antar sama-sama relawan, atlet, serta ofisial.

Kartu perdana simPATI Asian Games 2018 tawarkan tiga pilihan paket yang bisa diaktivasi sesudah lakukan pengisian lagi pulsa. Paket itu ialah Paket seharga Rp 50 ribu yang laku saat 7 hari, mempunyai paket internet 5 GB, service nada 25 menit serta 25 SMS.

Lalu, Paket seharga Rp 100 ribu yang laku saat 14 hari, mempunyai paket internet 10 GB, service nada 50 menit serta 50 SMS. Ada juga Paket di harga Rp 150 ribu yang laku saat 30 hari, mempunyai paket internet 20 GB, service nada 100 menit serta 100 SMS.

Spesial buat relawan, paket Asian Games 2018 ada di harga Rp 70 ribu yang laku saat 30 hari, berisi paket internet 7 GB, service nada 6.000 menit, serta 10 ribu SMS.

Senin, 15 Januari 2018

TERUNGKAP: Kalimat Paling akhir Pilot QZ8501 Sebelum Jatuh

TERUNGKAP: Kalimat Paling akhir Pilot QZ8501 Sebelum Jatuh - Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Selasa, 1 Desember 2015 keluarkan laporan akhir tentang pemicu kecelakaan yang menerpa pesawat AirAsia QZ8501 yang ke arah Singapura dari Surabaya. Hasil dari itu penduduk dapat tahu pemicu serta urutan dari kecelakaan pesawat itu.

Related image

Salah satunya sisi sebagai perhatian ialah pembicaraan paling akhir pada pilot serta co-pilot pesawat nahas yang jatuh pada 28 Desember 2014. Berikut isi pembicaraan paling akhir mereka yang sukses disibak oleh team dari KNKT serta diupload di situs KNKT, Kementerian Perhubungan.

Jam 22.57:39 (waktu UTC, atau 05,57: 39 WIB): Pramugari menginformasikan pesawat masuk cuaca jelek.

23.04:59 (06,04:59 WIB) pilot minta untuk dikit membelokkan arah pesawat sekitar 15 mil.

23.11:44 (06,11:44 WIB)Pesawat sudah diidentifikasi oleh radar yang berada di Jakarta, serta pilot disuruh untuk memberikan laporan keadaan cuaca jelek di sekelilingnya.

23.11:49 (06,11:49 WIB) pilot minta izin untuk meningkatkan pesawat ke tempat yang tambah tinggi pada menara kontrol di Jakarta.

23.11:55 (06,11:55 WIB) menara kontrol bertanya pada pilot tentang berapakah ketinggian yang ditujukan.

23.12:01 (06,12:01 WIB) pilot menjawab jika dia minta izin untuk naik ke ketinggian 38.000 kaki.

23.12:05 (06,12:05 WIB)menara kontrol memerintah pada pilot untuk siap-siap naik ke ketinggian yang disebut.

23.13:40 (06,13:40 WIB) terdengar nada dentingan tunggal (panggilan penumpang) nada itu kembali berulang pada jam 23.15:35, serta pada jam yang sama menara kontrol memberi kepastian untuk pesawat naik ke ketinggian 340.

Nada berdenting kembali terdengar, semasing di jam 23.16:28, 23.16:30 serta 23.16:44.

23.16:46 (06,16:46 WIB) terdengar nada yang mirip dimatikannya model autopilot.

23.16:53: (06,16:53 WIB)Pilot menjelaskan, "oh my God"

23.16:55 (06,16:55 WIB) terdengar nada “Stall Warning” yang disebut sinyal jika daya angkat pesawat telah alami penurunan saat 1 detik.

23.17:03 Pilot meminta kopilot mendatarkan pesawat “Level, level, level,” kata sang pilot pada co-pilotnya sekitar 4 kali. Situasi mulai menegangkan waktu itu

23.17:15 (06,17:15 WIB) “Pull down.. Pull down,” tutur sang pilot pada co-pilotnya untuk turunkan ketinggian pesawat. Keinginan diulang sekitar 4 kali.

23.17:17 (06,17:17 WIB)kembali terdengar nada alarm tempat kehilangan daya angkat (stall warning) saat 4 detik .

23.17:23 (06,17:23 WIB) nada “Stall warning” itu selalu terdengar sampai akhir rekaman.

23.17:29 (06,17:29 WIB) kopilot menjelaskan dalam bahasa Prancis, "apakah yang berlangsung".

23.17:33 (06,17:33 WIB) co-pilot mengatakan "TOGA" atau Take Off/Go Around.

23.17:41 (06,17:41 WIB) pilot menjelaskan, "my God."

23.17:51 (06,17:51 WIB) Pilot mengatakan, “Slowly.. Slowly,” sekitar 5 kali

23.19:58 (06,19:58 WIB) Pilot minta pada co-pilot untuk pilih penampilan manajemen computer dan pilih CAPT 3.

23.20:36 (06,20:36 WIB)rekaman berhenti.

Ketua Sub Komite Kecelakaan Hawa KNKT, Nurcahyo Utomo, mengatakan, dalam catatan black box tidak tampak terdapatnya tanda-tanda dampak cuaca menjadi pemicu kejatuhan pesawat. Dia mengatakan, sebelum ditemukannya pemicu rusaknya pada pesawat type Airbus A320 itu, ada 4x aktivasi sinyal peringatan atau master caution.